TENTANG PAHIMULLATIF LITERASI Selamat datang di ruang sunyi tempat nalar dan rasa berpadu. Pahimullatif Literasi bukan sekadar arsip tulisan, melainkan sebuah wadah pergerakan intelektual independen yang lahir dari kegelisahan, perenungan panjang, dan semangat literasi kritis. Di ruang ini, bait-bait puisi dan esai sosial didokumentasikan bukan hanya untuk dibaca, tetapi untuk membedah realitas dengan kacamata yang lebih tajam dan humanis. Filosofi Nama & Identitas Nama "Pahimullatif" adalah sebuah penghormatan spiritual terhadap akar identitas. Lahir dari fusi nama keluarga (Pahmi, Luth, dan Latifah), nama ini diserap dari akar kata Fahimullatif yang bermakna "pemahaman yang lembut dan tidak kaku". Kami meyakini bahwa kritik sekeras apa pun harus dilandasi oleh keluwesan nalar dan kelembutan adab. Identitas visual kami pun memikul makna ideologis: Garis lengkung yang dinamis mewakili pergerakan yang...

merah putih tetap di dada

Merah putih tetap di dada
cikkipli mersam

Merah didada tak kan memudar
Putih dihati tak kan menguning.
Tapi, yang selalu berkibar
Pasti akan memudar dan menguning.

Semangat ini tak hilang,
Mempertahankan dan memperjuangkan.
Tapi, yang diatas membuatnya hilang.
Biarlah kami kobarkan.

Setapak, mungkin tak mundur.
Tapi setapak perlu......
Memikirkan mereka yang pantas mundur.
Demi sesuap nasi, 
agar bisa hidup di kemudian hari.

Tujuan utama, memang perlu digapai.
Tapi ingat, nasib mereka yang tak tercapai.
Mungkin perlu, penyetaraan agar sesuai.
Atau bahkan hanya sekedar didengar 
Lebih lagi, dipertimbangkan dan dilaksanakan.

Revolusi adalah solusi.
Terutama dibagian kontitusi.
Supaya mereka lebih bisa adil lagi.
Dikemudian hari, tidak diadili.

Mereka bukan hanya pembuat kontitusi.
Tapi perwakilan kami.

Muara Tebo, 8 September 2025

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LOGIKA, RUANG LINGKUP DAN KEGUNAAN.