TENTANG PAHIMULLATIF LITERASI Selamat datang di ruang sunyi tempat nalar dan rasa berpadu. Pahimullatif Literasi bukan sekadar arsip tulisan, melainkan sebuah wadah pergerakan intelektual independen yang lahir dari kegelisahan, perenungan panjang, dan semangat literasi kritis. Di ruang ini, bait-bait puisi dan esai sosial didokumentasikan bukan hanya untuk dibaca, tetapi untuk membedah realitas dengan kacamata yang lebih tajam dan humanis. Filosofi Nama & Identitas Nama "Pahimullatif" adalah sebuah penghormatan spiritual terhadap akar identitas. Lahir dari fusi nama keluarga (Pahmi, Luth, dan Latifah), nama ini diserap dari akar kata Fahimullatif yang bermakna "pemahaman yang lembut dan tidak kaku". Kami meyakini bahwa kritik sekeras apa pun harus dilandasi oleh keluwesan nalar dan kelembutan adab. Identitas visual kami pun memikul makna ideologis: Garis lengkung yang dinamis mewakili pergerakan yang...

AKU BERBISIK TAPI TERDIAM

AKU BERBISIK TAPI TERDIAM 
Aku Berbisik Tapi Diam
Rindu Seakan Merayap Kedalam Kelam
Tak Berdaya Melawan Bayang Melintas
Sosokmu Dan Dia, Bak Luka Yg Terus Berbekas

Ku Tatap, Tanpa Kata Dan Suara
Suara Rinduku Hilang Lenyap Dalam Duka
Seperti Angin Mengabur Dalam Malam
Mengendap Di Hati, Perlahan Meredam

Aku Menggelar Sunyi Menjemput Rasa
Diantara Letih Yg Membelah Dada
Terbakar Diluar Membeku Didalam
Mencari Hangat Dalam Dinginnya Siang

Biarkan Waktu Yg Menjawab Semua
Mengapa Tubuh Menggigil Kala Panas Meraja
Mungkin Karena Jiwa Masih Terluka
Atau Hati Tersesat Dalam Nestapa

Ku Menggigil Sementara Panas Terik Membakar
Dalam Badai Rasa Yg Tak Kunjung Pudar
Kuyakin Ada Yg Remuk Diantara Jiwa Dan Raga
Menari Sepi Ditengah Bara

Terik Menyerang Dari Segala Penjuru
Dingin Membungkus Kalbu
Seperti Api Mengelupas Nyawa
Tapi Hati Ini Beku, Tak Bergeming Jua

Panjang Umur Untukmu
Walau Mungkin Takkan Pernah Lagi Bertemu
Semoga Kau Bahagia Di Jalan Yang Kau Tuju
Sementara Aku Menyembuhkan Hati Yang Kau Buat Pilu

Pada Akhirnya
Ku Akan Tetap Mendoakanmu
Meski Jauh Dan Tanpa Suara
Semoga Kelak Kita Menemukan Bahagia Di Jalan Yang Berbeda


Komentar

Postingan populer dari blog ini

LOGIKA, RUANG LINGKUP DAN KEGUNAAN.

merah putih tetap di dada