TENTANG PAHIMULLATIF LITERASI Selamat datang di ruang sunyi tempat nalar dan rasa berpadu. Pahimullatif Literasi bukan sekadar arsip tulisan, melainkan sebuah wadah pergerakan intelektual independen yang lahir dari kegelisahan, perenungan panjang, dan semangat literasi kritis. Di ruang ini, bait-bait puisi dan esai sosial didokumentasikan bukan hanya untuk dibaca, tetapi untuk membedah realitas dengan kacamata yang lebih tajam dan humanis. Filosofi Nama & Identitas Nama "Pahimullatif" adalah sebuah penghormatan spiritual terhadap akar identitas. Lahir dari fusi nama keluarga (Pahmi, Luth, dan Latifah), nama ini diserap dari akar kata Fahimullatif yang bermakna "pemahaman yang lembut dan tidak kaku". Kami meyakini bahwa kritik sekeras apa pun harus dilandasi oleh keluwesan nalar dan kelembutan adab. Identitas visual kami pun memikul makna ideologis: Garis lengkung yang dinamis mewakili pergerakan yang...
AKU PUISI YANG HILANG MAKNA
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
AKU PUISI YANG HILANG MAKNA
Aku Puisi Yang Hilang Makna
Kata-Kata Yang Berjatuhan Tanpa Arah
Dalam Rindu Yang Mengikis Perlahan
Aku Remuk, Terhempas Tanpa Daya
Sosokmu Tak Tergapai
Hanya Hadir Di Batas Mimpi
Dan Aku Compang-Camping Dalam Kenangan
Tersesat Di Antara Ingin Dan Kenyataan
Bisakah Dukaku Kupersembahkan
Sebagai Mahar Tuk Tatapmu Yang Menawan
Akankah Kepedihanku Cukup Bernilai
Menembus Tabir Senyum Wajahmu Yang Damai
Andai Air Mata Ini Dapat Membeli
Sedikit Senyum di dingin Pagi
Aku Rela Jadikan Derita Ini Hiasan
Tuk Menatap Indahmu Walau Dalam Bayangan
Melebur Jiwa Dalam Harap Yang Terhempas
Di Balik Senyum Terpendam Amarah
Dan Doa-Doa Yg terseok Dalam Lelah
Dimana Pelangi, Dimana Terang?
Hidup Yang Carut-Marut Seakan Bimbang
Namun Kutahu
Di ujung Sunyi Tersimpan Harapan
Di Sela-Sela Kerinduan
Sosokmu Datang Dalam Sepi
Mengusik Tiap Kalam Yang Sunyi
Menghidupkan Bayang-Bayang Luka
Merobek Tenang Yang Sempat Ada
Aku Hanya Puing-Puing
Puisi Yang Tak Sempurna
Tercabik Di Antara Keinginan Dan Kenyataan
Merindu Pada Yang Tak Bisa Kugenggam
Langit kelabu, awan muram.
bagai menambah pedih dan kelam.
Tangis di ujung malam tak terdengar,
terselip dalam sunyi yang enggan pudar.
Tiada cahaya, tiada kata.
hanya nestapa menggema tanpa suara.
Menggores luka yang telah lama terbuka,
mencari pelipur yang tak kunjung ada.
Kusadari Ku Keliru
Larut Dalam Bayang Semu
Kehangatan Itu Bukanlah Cinta Yg Kurasa
Hanya Sekadar Sapaan Dari Hati Tanpa Rahasia
Biar Kusimpan Kesalahpahaman Ini
Sebagai Pelajaran Tuk Hati Yang Terlalu Dini
Kelak Tak Lagi Jatuh Pada Arti Yg Salah
Berharap Pada Sapaan Yang Tanpa Arah
Kusabarkan Hati Kusemai Asa
Dalam Tiap Sujud Dan Doa
Hingga Tiba Waktunya Kita Bersua
Dalam Ikatan Suci Penuh Berkah Dan Cinta
Di Bawah Langit Dan Atas Sajadah
Kutitip Rindu Dan Sabar Yang Tabah
Menunggumu Datang Dengan IzinNya
Hingga Kita Bisa Berjalan Bersama, Menuju SurgaNya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Postingan populer dari blog ini
LOGIKA, RUANG LINGKUP DAN KEGUNAAN.
Logika berasal dari bahasa latin yaitu " Logos " yang berarti "perkataan. Dari turunan dari kata sifat logike : yaitu pikiran atau perkataan. Sedangkan dalam bahasa arab menurut ilmu Mantiq-nya berasal dari kata kerja nataqa yang memiliki arti "berkata". Logos juga berasal dari kata Yunani yang memiliki banyak arti, seperti ucapan, bahasa, kata, pengertian, pikiran,akal Budi, ilmu. Memiliki turunan kata yaitu Logis, yang sudah sering kita dengar dalam percakapan sehari-hari. Logis memiliki arti masuk akal atau bisa diterima oleh akal sehat begitulah singkatnya. Secara singkat, logika bisa diartikan sebagai pengetahuan tentang metode-metode dan prinsip-prinsip berpikir secara tepat. sebagaimana dalam bukunya Irving M.Copi yang berjudul Introduction to Logic yang mengatakan bahwa logika adalah suatu studi tentang metode-metode dan prinsip-prinsip yang di gunakan dalam membedakan penalaran yang tepat dari penalaran yang tidak tepat. Mempelajari logika, khususny...
merah putih tetap di dada
Merah putih tetap di dada cikkipli mersam Merah didada tak kan memudar Putih dihati tak kan menguning. Tapi, yang selalu berkibar Pasti akan memudar dan menguning. Semangat ini tak hilang, Mempertahankan dan memperjuangkan. Tapi, yang diatas membuatnya hilang. Biarlah kami kobarkan. Setapak, mungkin tak mundur. Tapi setapak perlu...... Memikirkan mereka yang pantas mundur. Demi sesuap nasi, agar bisa hidup di kemudian hari. Tujuan utama, memang perlu digapai. Tapi ingat, nasib mereka yang tak tercapai. Mungkin perlu, penyetaraan agar sesuai. Atau bahkan hanya sekedar didengar Lebih lagi, dipertimbangkan dan dilaksanakan. Revolusi adalah solusi. Terutama dibagian kontitusi. Supaya mereka lebih bisa adil lagi. Dikemudian hari, tidak diadili. Mereka bukan hanya pembuat kontitusi. Tapi perwakilan kami. Muara Tebo, 8 September 2025
Komentar
Posting Komentar